
KUTAI KARTANEGARA, JurnalNusantara.co – Posyandu Anugrah resmi berdiri di Desa Kayu Batu, menjadi bukti nyata komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi ibu, balita, dan lansia di wilayah tersebut.
Peresmian dilakukan dalam momentum kunjungan kerja Bupati Kutai Kartanegara pada Kamis (18/5/2025), sekaligus menjadi penanda penguatan peran pelayanan kesehatan di tingkat desa yang dinilai strategis. Acara dihelat di Puandana RT 09 dan dihadiri oleh ratusan warga serta berbagai tokoh dari perangkat desa hingga pimpinan kecamatan dan kabupaten.
Kegiatan dimulai dengan seremoni pemotongan pita oleh Bupati Edi Damansyah sebagai simbol peresmian, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke dalam fasilitas Posyandu yang telah dilengkapi ruang konsultasi, timbangan, serta alat ukur kesehatan lainnya.
“Kami bersyukur atas dukungan semua pihak yang telah mewujudkan hadirnya Posyandu Anugrah ini,” ungkap Andri Shofyandani, Kepala Desa Kayu Batu, dalam sambutannya di hadapan tamu dan warga yang hadir.
Ia menegaskan bahwa kehadiran Posyandu ini menjadi bagian dari tekad desa untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas.
“Kami ingin ibu hamil, anak-anak, dan para lansia di desa ini merasa terlindungi dan dilayani dengan baik dalam aspek kesehatan,” lanjut Andri dengan nada optimis.
Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, yang memimpin langsung peresmian tersebut, menyampaikan bahwa pendirian posyandu baru harus dibarengi dengan penguatan peran kader agar manfaatnya benar-benar terasa oleh masyarakat.
“Kami di kabupaten terus menekankan pentingnya pelayanan dasar, khususnya kesehatan dan pendidikan, sebagai prioritas utama pembangunan desa,” kata Edi saat menyampaikan sambutan di depan undangan.
Ia juga mengingatkan agar kader-kader Posyandu yang sudah dibekali pelatihan dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi.
“Kader-kader posyandu harus menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan yang menyentuh langsung masyarakat, terutama kelompok rentan seperti ibu dan balita,” tegasnya.
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh sejumlah Kepala Desa dari wilayah sekitar seperti Muara Muntai Ilir, Muara Muntai Ulu, Pulau Harapan, dan Batuq, serta Camat Muara Muntai dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).
Kehadiran banyak unsur pemerintah dalam peresmian ini menunjukkan bahwa pembangunan sektor kesehatan tidak bisa berjalan sendiri, namun perlu dukungan dan sinergi lintas sektor demi mencapai hasil optimal.
Warga yang hadir tampak antusias dan menyambut baik kehadiran fasilitas Posyandu ini karena selama ini pelayanan kesehatan di desa masih terbatas dan harus menempuh jarak cukup jauh ke fasilitas kesehatan lainnya.
Dengan telah diresmikannya Posyandu Anugrah, Pemerintah Desa Kayu Batu berharap kegiatan rutin penimbangan balita, pemeriksaan ibu hamil, dan layanan konseling kesehatan dapat berjalan lebih terorganisir dan terfasilitasi secara baik.
Sebagai bagian dari program jangka panjang, desa juga akan mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga keberlangsungan operasional posyandu dengan memperkuat kapasitas kader dan menyediakan sarana yang memadai. (adv/der)





