
KUTAI KARTANEGARA, JurnalNusantara.co – Peran aktif masyarakat menjadi kekuatan utama Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, dalam meraih sejumlah penghargaan di ajang Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara.
Berlangsung di Kecamatan Muara Badak, kegiatan tahunan ini menghadirkan berbagai kompetisi antar kecamatan dan kelurahan. Dalam momentum tersebut, Maluhu tampil mencolok dengan prestasi yang diperoleh dari hasil kerja kolektif seluruh elemen warga.
Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro mengungkapkan bahwa capaian tersebut adalah hasil kolaborasi antara pemerintah kelurahan, kader PKK, dan masyarakat yang telah aktif berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan berbasis keluarga.
“Semua ini berkat dukungan dan peran nyata masyarakat dalam menjalankan program-program PKK secara menyeluruh,” tuturnya saat ditemui di kantor kelurahan.
Dalam kompetisi tersebut, Maluhu berhasil menjadi Juara 1 dalam Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS), Juara Harapan 2 di kategori Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta Juara Harapan 3 untuk presentasi “Aku Hatinya PKK”.
Menurut Tri Joko, keberhasilan ini bukan sekadar soal kemenangan, melainkan bukti bahwa warga Maluhu mulai terbiasa dengan budaya hidup bersih, tertib, dan sehat.
“Kami berharap penghargaan ini tidak menjadi akhir, tetapi justru awal dari semangat baru untuk terus berbenah dan berinovasi,” tambahnya penuh semangat.
Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat, mulai dari tokoh agama, pemuda, hingga ibu rumah tangga untuk terus terlibat aktif dalam kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi lingkungan sekitar.
“Jika semua bergerak bersama, maka perubahan itu akan terasa dan menjadi nyata di kehidupan sehari-hari,” katanya meyakinkan.
Rangkaian kegiatan HKG PKK tahun ini turut dimeriahkan dengan beragam lomba lain seperti Tertib Administrasi, Kesekretariatan, Dasa Wisma, hingga penyuluhan literasi membaca. Acara penutupan pun berlangsung meriah, disertai penyerahan piala dan penghargaan kepada para pemenang dari berbagai kecamatan.
Tri Joko mengatakan bahwa partisipasi aktif warga menjadi modal penting bagi kelurahan untuk terus mengembangkan program-program pemberdayaan yang berbasis kebutuhan riil masyarakat.
“Semangat gotong royong ini yang ingin terus kami jaga dan tingkatkan agar Maluhu semakin dikenal sebagai wilayah yang progresif, bersih, dan sehat,” tutupnya dengan optimistis.
Dengan torehan prestasi ini, Kelurahan Maluhu menunjukkan bahwa gerakan PKK tak hanya milik kaum perempuan, tetapi merupakan ruang kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam membangun kualitas hidup yang lebih baik. (Adv/Der)





